Gaji Steve Jobs Hanya USD 1 Per Bulan

0

    CEO Apple, Steve Job, mengundurkan diri pada Rabu, 24 Agustus 2011, akibat kondisi kesehatannya yang menurun. Perannya sangat vital dalam membesarkan Apple hingga menjadi salah satu perusahaan kelas dunia. Namun, siapa sangka, Jobs hanya digaji $1 per bulan.

   Dilansir dari Associated Press, Sejarah Jobs merintis komputer Apple dimulai dengan seorang teman SMA-nya di sebuah garasi di Silicon Valley pada tahun 1976. Dia sempat keluar 10 tahun kemudian lalu kembali bergabung di saat Apple terpuruk. Dia lalu membangunnya kembali menjadi salah satu perusahaan teknologi paling maju di dunia.

   Jobs terkenal akan idenya menciptakan sekaligus memasarkan teknologi yang mengubah trend dunia, mulai dari komputer hingga iPod dan iPhone. Teknologinya tetap menjaga idealisme desain yang minimalis dan mendobrak semua patokan yang ada. Bahkan saat dia ketahuan menderita kanker pankreas pada tahun 2004, Jobs masih mampu mencipta sebuah karya baru.

   Pemutar musik iPod mungkin adalah salah satu produk Apple yang paling mempengaruhi laju teknologi musik di dunia. Selama 10 tahun sejak dibuat pada 2001, iPod masih merupakan barang paling dicari saat ini.

   Pada 2007, Apple mengembangkan iPhone yang merupakan gabungan antara telepon genggam dan piranti lainnya seperti penyimpan foto, permainan dan web browser. Pada 2010, Jobs memperkenalkan iPad, sebuah komputer layar sentuh yang laris manis di pasaran walaupun para pengamat mengatakan benda tersebut tidak berguna.

   Karena penjualan yang besar, nilai perusahaan Apple bahkan mengalahkan raksasa minyak AS, Exxon Mobil, pada awal bulan ini. Namun, di balik kesuksesan Apple, ternyata Jobs hanya digaji US$1 per bulannya.

   Pemasukan terbesarnya berasal dari bagi hasil keuntungan perusahaan Apple dan Disney. Jobs memiliki 5,4 miliar saham Apple dan 138 juta saham Disney. Dari keduanya, dia mendapatkan keuntungan sekitar US$578 juta atau sekitar Rp4,9 triliun.

   Pada 2004, dia didiagnosa mengidap kanker pankreas dan telah menjalani pengobatan. Dia pernah dinyatakan sembuh sampai pada tahun 2009 penyakitnya kambuh lagi.

   Miliarder ini ternyata tidak lulus kuliah. Dia memutuskan keluar dari Universitas Reed di Portland, Oregon, pada semester awal karena mengira bangku kuliah tidak akan membuatnya berhasil. "Saya tidak tahu apa yang ingin saya lakukan dalam hidup dan tidak tahu apa yang dapat dilakukan bangku kuliah akan membantu saya menemukan tujuan hidup," katanya.




Analisi Kesalahan Berbahasa

0
dialog-speach-bubbles-clouds-1023x1
Pengertian Analisis Kesalahan Bahasa

   Dalam literatur tentang pengajaran bahasa, para sarjan membedakan dua macam kesalahan berbahasa. Dalam literatur bahasa inggris dipergunakan istilah dan dibedakan mistake dan error. Pit. S. Corder membedakan dua macam kesalahan, yakni (1) kesalahan berbahasa yang terjadi tidak secara sistematis dalam tutur seseorang dan (2) kesalahan berbahasa yang terjadi secara sistematis pada tutur seorang yang belajar bahasa. Dua tipe kesalahan ini dihubungkan dengan konsep Noam Chomsky performance dan competence. Ada kesalahan yang disebabkan oleh dan dalam fakta performance dan ada pula kesalahan yang disebabkan oleh faktor-faktor competence. Berdasarkan konsep itu, Pit S. Corder memberikan perbedaan antara mistake, dan error. Begitu juga dalam sebuah kamus kebahasaan,analisis kesalahan diartikan sebagai berikut” the study and analysis of the errors made by second language learners”.
   Mistake adalah penyimpangan yang disebabkan oleh faktor-faktor performance seperti keterbatasan ingatan, mengeja dalam lafal, tekanan emosional, dan sebagainya. Kesalahan seperti ini mudah diperbaiki jika penutur atau pembicara diingatkan. Sedangkan error adalah penyimpangan-penyimpangan yang sistematis dan konsisten dan menjadi ciri khas berbahasa siswa yang belajar bahasa pada tingkat tertentu. Pit. S. Corder menyatakan ciri kunci ialah : “ that the learner is using a definite system of language at every point in his development, although it is not… that of the second manguage… the learner’s error’s systemand are them selves systematic.(Pit. S. Corder, 1981, hal. 16)

    Pit. S. Corder malah menggusulkan penggunaan istilah transitional competence kompetensi peralihan yang menunjuk kepada system antara yang dilakukan oleh siswa bahasa menuju bahasa yang dipelajari.(Pit. S. Corder, 1981,Ham.10 )
   Chrystal (dalam pateda 1989:32) mengungkapkan bahwa analisis kesalahan adalah sebuah teknik untuk mengidentifikasi atau menginterprestasikan sistematis kesalahan-kesalahan yang dibuat siswa yang sedanga belajar bahasa asing atu bajsa kedua dengan menggunakan bahasa asing atau bahasa kedua dengan menggunakan teori-teori atau prosedur-prosedur berdasarkan linguitik. Dengan adanya analisis,pendidik dapat mengatahui kesalahan-kesalahan berbahasa apa saja yang dilakukan oleh pembelajar,juga factor-faktor yang mempengaruhi munculnya kesalahan-kesalahan tersebut.

Contoh Analisis Kesalahan Berbahasa
Salah
Benar
  1. Rasanya panas, kalau malam tidur di kamar, harus pakai kipas terus”kata suci.
  2. “menjual barang tidak bisa memaksa orang membeli” ujar siti.
  3. Lokasi kejadian jauh dari permukiman warga.
  4. Ayah empat anak itu seakan tidak memedulikan gas yang menyembur 5 meter dari warungnya.
  1. “Udaranya panas, kalau malam tidur di kamar, harus pakai kipas terus” kata suci.
  2. “menjual barang tidak bisa memaksa orang untuk membeli” ujar siti.
  3. Lokasi kejadian jauh dari pemukiman warga.
  4. Ayah empat anak itu seakan tidak memperdulikan gas yang menyembur 5 meter dari warungnya.


Menelaah Kalimat Efektif

0
Dalam setiap penulisan bahasa Indonesia yang kita pelajari, dalam penyusunan penulisan ilmiah, karya tulis maupun laporan dan juga dalam berkomunikasi sehari-hari agar dapat tersampaikan apa yang kita maksudkan hendaknya menggunakan kalimat yang efektif.
Pengertian mengenai kalimat efektif ialah kalimat yang benar, jelas, dan mempunyai makna yang mudah dipahami oleh pembaca secara tepat.
Contoh kalimat efektif biasanya digunakan dalam karya tulis seperti skripsi, tesis, makalah, disertasi, laporan penelitian, proposal dan sebagainya.
Kalimat efektif mampu menjelaskan secara keseluruhan maksud si penyampai kepada penerima dengan baik dan tepat.
Namun, dalam kehidupan sehari-hari, terkadang dalam penggunaan kalimat yang efektif luput dari perhatian kita, dan menggunakan bahasa Indonesia dengan kurang efektif. Tentu saja, kalimat efektif berbeda dengan penggunaan bahasa dalam bidang sastra yang notabene menggunakan bahasa kiasan seperti majas metafora dan majas hiperbola.
Untuk dapat menggunakan kalimat yang efektif, kita perlu menelaah perbedaan antara kalimat efektif dengan kalimat yang tidak efektif.
Ciri kalimat efektif :
       1. Bentuk kata sesuai dengan EYD (Ejaan yang Disempurnakan)
Kata yang sesuai dengan EYD adalah kata yang baku dan tidak mengantuk kata-kata gaul,
kata-kata alay  atau kata-kata serapan dari bahasa asing atau bahasa daerah yang biasanya
membuat kalimat menjadi tidak efektif.
Selain itu, penggunaan kata imbuhan yang tidak tepat dapat menyebabkan sebuah kalimat menjadi
tidak efektif.
Contoh :
-       Orang-orang melempari sampah ke dalam sungai.
-       Ibu menggulai minuman itu.
-       Kamu kepo banget sih.
* Contoh kalimat pertama menggunakan imbuhan yang tidak tepat. Akhiran –i pada kata melempar membutukan objek yang bergerak.
Perbaikannya :
-       Orang-orang melemparkan sampah ke dalam sungai.
* Contoh kalimat kedua menggunakan kata menggulai yang memiliki makna ganda (ambigu). Dapat bermakna memberikan gula atau menjadikan gulai. Dan jika ditelaah dari kalimat tersebut secara keseluruhan maka tidak ada minuman yang dijadikan gulai.
Perbaikannya :
-       Ibu memberi gula pada minuman itu.
* Contoh kalimat ketiga adalah penggunaan kata gaul kepo yang berarti ingin tahu dan kata banget sih yang tidak baku.
Perbaikannya :
-       Kamu ingin tahu sekali.
       2. Struktur kalimat tepat
Penempatan subjek dan predikat yang tidak jelas merupakan salah satu penyebab ketidakefektifan kalimat. Jadi, dalam pemakaian struktur kalimat yang tepat harus diperhatikan dalam menyusun kalimat yang efektif, yaitu urutan S-P-O-K.
Contoh :
-       Ternyata, kelima bersaudara itu memiliki sama-sama kaya.
-       Kalau lulus ujian, maka saya akan mengadakan syukuran.
* Contoh kalimat pertama penggunaan kata ternyata membuat kalimat menjadi rancu, pengulangan kata sama pun merupakan pemborosan kata yang membuat kalimat menjadi tidak efektif.
Perbaikannya :
-       Kelima bersaudara itu memiliki kekayaan yang sama.
* Contoh kalimat kedua pada induk kalimat saya akan mengadakan syukuran terganggu oleh munculnya konjungsi maka.
Perbaikannya :
-       Kalau lulus ujian, saya akan mengadakan syukuran.
       3. Kesejajaran
Kesejajaran berarti memiliki kesamaan bentuk kata yang digunakan dalam kalimat. Apabila bentuk pertama menggunakan kata kerja, maka bentuk selanjutnya pun kata kerja.
Contoh :
-       Tugas kamu adalah mengecat rumah, perbaikan saluran air dan pemasangan pagar.
* Contoh kalimat diatas menggunakan kata kerja yang berbeda, kata mengecat, perbaikan dan pemasangan berbeda.
Perbaikannya :
-       Tugas kamu adalah pengecatan rumah, perbaikan saluran air dan pemasangan pagar.
       4. Kontaminasi
Kontaminasi berarti kekacauan penggunaan kata, kalimat ataupun frasa yang terkandung didalam
kalimat. Kontaminasi ini akan membuat pembaca atau penerima pesan menjadi bingung dan tidak
dapat menangkap apa yang dimaksud dalam kalimat itu. Kalimat yang terkontaminasi tidak efektif
karena tidak dapat dimengerti oleh pembaca ataupun pendengarnya.
Contoh :
-       Di yayasan itu dipelajarkan berbagai keterampilan wanita.
-       Penulis itu dikatakan sedang memperkerjakan tangannya untuk berkarya.
* Contoh kalimat pertama terdapat kontaminasi pada kata dipelajarkan yang membuat rancu kalimat tersebut.
Perbaikannya :
-       Di yayasan itu dipelajari berbagai keterampilan wanita.
* Contoh kalimat kedua merupakan kalimat yang kacau dan sulit dipahami dengan adanya kata memperkerjakan.
Perbaikannya :
-       Penulis itu menggunakan tangannya untuk berkarya.
       5. Pleonasme
Plenonasme adalah suatu kejadian atau gejala dimana sebuah kalimat menggunakan kata-kata yang
berlebihan sehingga membuat kalimat tersebut menjadi tidak efektif.
Contoh :
-       Pada zaman sebelum lahirnya dinosaurus dahulu kala, ada banyak manusia yang ternyata masih hidup dengan gaya primitif yang sangat kolot dan kuno.
-       Kesehatannya sudah pulih kembali.
* Contoh kalimat pertama terdapat kata-kata yang sebenarnya tidak perlu digunakan, sehingga kalimat menjadi tidak efektif. Inti dan maksud dari kalimat tersebut menjadi buram dan tidak nyaman untuk dibaca maupun didengar.
Perbaikannya :
-       Zaman sebelum kelahiran dinosaurus, kehidupan manusia masih primitif dan kuno.
* Contoh kalimat kedua, pada kata pulih dan kembali memiliki arti yang sama yaitu seperti semula.
Perbaikannya :
-       Kesehatannya sudah pulih.
Sumber :
http://bahasakubahasamu.wordpress.com

Pengaruh bahasa asing dalam perkembangan bahasa Indonesia

0

A. Sebab-sebab Terjadinya variasi penggunaan bahasa asing di Indonesia

a) Interferensi
    Heterogenitas Indonesia dan disepakatinya bahasa Indonesia sebagai bahasa Nasional berimplikasi bahwa kewibawaan akan berkembang dalam masyarakat. Perkembanngan ini tentu menjadi masalah tersendiri yang perlu mendapat perhatian, kedwibahasaan, bahkan kemultibahasaan adalah suatu kecenderungan yang akan terus berkembang sebagai akibat globalisasi. Di samping segi positifnya, situasi kebahasaan seperti itu berdampak negatif terhadap penguasaan Bahasa Indonesia. Bahasa daerah masih menjadi proporsi utama dalam komunikasi resmi sehingga rasa cinta terhadap bahasa Indonesia harus terkalahkan oleh bahasa daerah.
Alwi, dkk.(eds.) (2003: 9), menyatakan bahwa banyaknya unsur pungutan dari bahasa Jawa, misalnya dianggap pemerkayaan bahasa Indonesia, tetapi masuknya unsur pungutan bahasa Inggris oleh sebagian orang dianggap pencemaran keaslian dan kemurnian bahasa kita. Hal tersebut yang menjadi sebab adanya interferensi. Chaer (1994: 66) memberikan batasan interferensi adalah terbawa masuknya unsur bahasa lain ke dalam bahasa yang sedang digunakan sehingga tampak adanya penyimpangan kaidah dari bahasa yang digunakan itu.
   Selain bahasa daerah, bahasa asing (baca Inggris) bagi sebagian kecil orang Indonesia ditempatkan di atas bahasa Indonesia. Faktor yang menyebabkan timbulnya sikap tersebut adalah pandangan sosial ekonomi dan bisnis. Penguasaan bahasa Inggris yang baik menjanjikan kedudukan dan taraf sosial ekonomi yang jauh lebih baik daripada hanya menguasai bahasa Indonesia.
   Penggunaan bahasa Inggris di ruang umum telah menjadi kebiasaan yang sudah tidak terelakkan lagi. Hal tersebut mengkibatkan lunturnya bahasa dan budaya Indonesia yang secara perlahan tetapi pasti telah menjadi bahasa primadona. Misalnya, masyarakat lebih cenderung memilih “pull” untuk “dorong” dan “push” untuk “tarik”, serta “welcome” untuk “selamat datang”.
    Sikap terhadap bahasa Indonesia yang kurang baik terhadap kemampuan berbahasa Indonesia di berbagai kalangan, baik lapisan bawah, menengah, dan atas; bahkan kalangan intelektual. Akan tetapi, kurangnya kemampuan berbahasa Indonesia pada golongan atas dan kelompok intelektual terletak pada sikap meremehkan dan kurang menghargai serta tidak mempunyai rasa bangga terhadap bahasa Indonesia.

b) Integrasi
    Selain interferensi, integrasi juga dianggap sebagai pencemar terhadap bahasa Indonesia. Chaer (1994:67), menyatakan bahwa integrasi adalah unsur-unsur dari bahasa lain yang terbawa masuk sudah dianggap, diperlakukan, dan dipakai sebagai bagian dan bahasa yang menerima atau yang memasukinya. Proses integrasi ini tentunya memerlukan waktu yang cukup lama, sebab unsur yang berintegrasi itu telah disesuaikan, baik lafalnya, ejaannya, maupun tata bentuknya. Contoh kata yang berintegrasi antara lain montir, riset, sopir, dongkrak.

c) Alih Kode dan Campur Kode
    Alih kode ( code swiching) dan campur kode (code mixing) merupakan dua buah masalah dalam masyarakat yang multilingual. Peristiwa campur kode dan alih kode disebabkan karena penguasaan ragam formal bahasa Indonesia.
    Alih kode adalah beralihnya penggunaan suatu kode (entah bahasa atau ragam bahasa tertentu) ke dalam kode yang lain (bahasa atau bahasa lain) (Chaer, 1994: 67). Campur kode adalah dua kode atau lebih digunakan bersama tanpa alasan, dan biasanya terjadi dalam situasi santai (Chaer, 1994: 69). Di antara ke dua gejala bahasa itu, baik alih kode maupun campur kode gejala yang sering merusak bahasa Indonesia adalah campur kode. Biasanya dalam berbicara dalam bahasa Indonesia dicampurkan dengan unsur-unsur bahasa daerah. Sebaliknya juga bisa terjadi dalam berbahasa daerah tercampur unsur-unsur bahasa Indonesia. Dalam kalangan orang terpelajar seringkali bahasa Indonesia dicampur dengan unsur-unsur bahasa Inggris.

B. Kedudukan Bahasa Nasional dan Bahasa Asing

    Kedudukan Bahasa Inggris di Indonesia merupakan bahasa asing pertama. Kedudukan tersebut berbeda dengan bahasa kedua. Mustafa dalam hal ini menyatakan bahwa bahasa kedua adalah bahasa yang dipelajari anak setelah bahasa ibunya dengan ciri bahasa tersebut digunakan dalam lingkungan masyarakat sekitar. Sedangkan bahasa asing adalah bahasa negara lain yang tidak digunakan secara umum dalam interaksi sosial. Kedudukan Bahasa Inggris di Indonesia tersebut mengakibatkan jarang digunakannya Bahasa Inggris dalam interaksi sosial di lingkungan anak. Hal tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang menggunakan bahasa pengantar Bahasa Inggris karena pemerolehan bahasa asing bagi anak berbanding lurus dengan volume, frekuensi dan penggunaannya dalam kehidupan sehari-hari.

     Pelaksanaan program pembelajaran dengan pengantar Bahasa Inggris tersebut mendapat berbagai kendala mengingat kedudukan Bahasa Inggris di Indonesia sebagai first foreign languange (bahasa asing pertama). Artinya, Bahasa Inggris hanya menjadi bahasa pada kalangan tertentu, tidak digunakan oleh masyarakat umum seperti jika kedudukannya sebagai bahasa kedua. Hal ini menyebabkan kurangnnya interaksi anak terhadap Bahasa Inggris. Selain itu terdapat juga berbagai pendapat mengenai pemerolehan bahasa kedua atau bahasa asing yang bisa mempengaruhi perkembangan bahasa ibu.

     Pendapat tersebut mengungkapkan bahwa secara umum terjadi masalah jika anak dikenalkan pada dua bahasa secara bersamaan pada usia dini. Terutama ketika dikenalkan pada usia pra sekolah setelah bahasa ibu sudah sering digunakan. Pendapat lainnya menjelaskan bahwa jika bahasa kedua dikenalkan sebelum bahasa pertama benar-benar terkuasai, maka bahasa pertama perkembangannya akan lambat dan bahkan mengalami regresi. Selain itu, ada juga yang berpendapat bahwa bahasa kedua akan terperoleh ketika bahasa pertama sudah dikuasai.

    Berbagai pendapat tersebut menjadi permasalahan tersendiri mengenai pembelajaran anak usia dini yang menggunakan Bahasa Inggris dalam konteks Bahasa Inggris sebagai bahasa asing di Indonesia. Perlu pengembangan program yang mapan dan berkesinambungan untuk menciptakan suatau program yang memang efektif untuk diterapkan di lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Indonesia, mengingat kedudukan Bahasa Inggris itu sendiri sebagai first foreign language.

Pengaruh Bahasa Inggris Terhadap Kosa-Kata Bahasa Indonesia

     Bahasa Indonesia dari awal pertumbuhannya sampai sekarang telah banyak menyerap unsur-unsur asing terutarna dalam hal kosa kata. Bahasa asing yang memberi pengaruh kosa kata dalam bahasa Indonesia antara lain : bahasa Sansekerta, bahasa Belanda, bahasa Arab dan bahasa Inggris. Masuknya unsur-unsur asing ini secara historis juga sejalan dengan kontak budaya antara bangsa Indonesia dengan bangsa-bangsa pemberi pengaruh. Mula-mula bahasa Sansekerta sejalan dengan masuknya agama Hindu ke Indonesia sejak sebelum bahasa Indonesia memunculkan identitas dirinya sebagai bahasa Indonesia, kemudian bahasa Arab karena eratnya hubungan keagamaan dan perdagangan antara masyarakat timur tengah dengan bangsa Indonesia, lalu bahasa Belanda sejalan dengan masuknya penjajahan Belanda ke Indonesia, kemudian bahasa Inggris yang berjalan hingga sekarang, salah satu faktor penyebabnya adalah semakin intensifnya hubungan ilmu pengetahuan dan teknologi antara bangsa Indonesia dengan masyarakat pengguna bahasa Inggris. Unsur-unsur asing ini telah menambah sejumlah besar kata ke dalam bahasa Indonesia sehingga bahasa Indonesia mengalami perkembangan sesuai dengan tuntutan zaman. Dan sejalan dengan perkembangan itu muncullah masalah-masalah kebahasaan, khususnya penyerapan kata-kata bahasa Inggris.

     Ada dua cara penyerapan kata-kata dan ungkapan-ungkapan dari bahasa inggris ke dalam bahasa Indonesia. Cara pertama adalah dengan menyerap secara seluruhnya, baik dalam ejaan maupun pada ucapannya. Cara kedua adlah dengan menyesuaikan ejaan maupun ucapannya. Penyerapan dengan [enyesuaian pada umumnya mengacu pada ucapan kata aslinya. Dengan demikian akan terjadi  dalam ejaannya, diselaraskan dengan kaidah bahasa Indonesia.

     Berikut ini dapat dilihat beberapa macam pola penyerapan kata-kata dalam bahasa inggris ke dalam bahasa Indonesia.

 Kata-kata dalam bahasa Inggris yang berawal dengan huruf C,Ch, dan Q.

Contoh:
Inggris Ucapan Indonesia
Certificate Se(r)tifikeit Sertifikat
Censor Sensor Sensor
Canteen Kantiin Kantin
Corruption Korapsien Korupsi
Check Cek Cek
Charter Carter Carter
Chocolate Cokeleit Coklat
Character Karakte(r) Karakter
Quality Kwoliti Kualitas
Quantity Kwontiti Kuantitas
Quota Kwota Kuota
Quiz Kwiz Kuiz

Suku kata bahasa inggris yang berakhir dengan “-tion” dan “-sion”, berubah menjadi “-si
Contoh:
Inggris Indonesia Arti
Adoption Adopsi Mengangkat(anak)
Association Asosiasi Himpunan,ikatan
Attension Atensi Perhatian
Calculation Kalkulasi Perhitungan
Combination Kombinasi Kumpulan
Condition Kondisi Keadaan
Deportasion Deportasi Pengusiran WNA dari suatu Negara
Discussion Diskusi Pembicaraaan
Deviation Deviasi Penyimpangan
Emotion Emosi Perasaan
Vibration Vibrasi Getaran
Transportstion Transportasi Pengangkutan
Suggestion Sugesi Dorongan jiwa

   Kata-kata dalam bahasa Inggris yang mempunyai suku-kata akhir “-ty” akan berubah menjadi “-tas” dalam bahasa Indonesia.
Contoh:
Inggris Indonesia Arti
Activity Aktivitas Kegiatan
Facility Fasilitas Sarana
Integrity Integritas Sifat jujur
Priority Prioritas Yang diutamakan
Quality Kualitas Mutu
Reality Realitas Kenyataan
University Universitas Perguruan tinggi

Namun,  hal ini tidak berlaku untuk kata:
Inggris Indonesia Arti
Comodity Komoditi Barang dagangan
Penalty Penalty Hukuman
Royalty Royalty Pembayaran kepada pemegang hak cipta.


REFERENSI :
http://safinaanajah.blogspot.com/2011/04/pengaruh-bahasa-asing-terhadap.html
http://gabygabrielabosch.blogspot.com/2011/04/pengaruh-bahasa-asing-dalam.html
http://freezcha.wordpress.com/2009/12/24/pengaruh-bahasa-inggris-terhadap-kosa-kata-bahasa-indonesia/

Analisis Kasus Bagaimana Upaya Agar Bahasa Indonesia menjadi Tuan Rumah di Negara Sendiri

0
    Ada kasus menarik yang dimuat dalam Harian Kendari Pos, edisi Selasa, 4 Januari 2011, halaman 8, yang patut kita cermati dalam berita yang berjudul “Wartawan Tertawa, Paspampres ‘Makan Hati’”. Kasus tersebut berkaitan dengan pidato pemimpin tertinggi di negeri ini, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Yang menarik perhatian wartawan, termasuk penulis, adalah penggunaan bahasa campur yang disampaikan oleh SBY pada saat meresmikan pembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta.
     Menurut salah seorang Staf Kantor Bahasa Provinsi Sulawesi Tenggara, Firman A.D bahwa penggunaan bahasa campur tersebut terdengar lucu bagi sebagian besar wartawan tulis yang sedang meliput peristiwa tersebut sehingga mengundang suara riuh wartawan dalam forum tersebut.
     Menurut pengamatan para wartawan bahwa dalam berpidato bahasa Indonesia Presiden SBY sudah terbiasa menyelipkan bahasa Inggris. Namun, dalam kasus ini dianggap sangat berlebihan dan meriah bahasa campurnya karena dalam jangka waktu sekitar tiga puluh menit, SBY menggunakan setidaknya 24 frasa bahasa Inggris. Yang menjadi pertanyaan penulis saat ini adalah apakah tujuan SBY menyelipkan frasa bahasa Inggris tersebut?
     Pemakaian bahasa oleh seorang pejabat memang patut mendapat perhatian karena sebagai pemangku jabatan dalam masyarakat seharusnya dapat menjadi panutan bagi masyarakat. Apalagi saat ini penggunaan bahasa Indonesia oleh pejabat negara telah diatur dalam Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2010 tentang Penggunaan Bahasa Indonesia dalam Pidato Resmi Presiden dan/atau Wakil Presiden serta Pejabat Negara Lainnya.
    Dalam Pasal 15 disebutkan bahwa Presiden dan/atau Wakil Presiden dan pejabat negara lainnya menyampaikan pidato resmi dalam bahasa Indonesia pada forum nasional yang terdiri atas dan tidak terbatas pada: forum nasional lainnya yang menunjang pada tujuan penggunaan bahasa Indonesia sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 UU No. 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara, serta Lagu Kebangsaan. Jadi, kita bisa menilai sendiri apakah penyampaian pidato Presiden SBY pada saat meresmikan Pembukaan Perdagangan BEI di Jakarta termasuk resmi atau bukan.

    Perubahan bahasa dapat terjadi bukan hanya berupa pengembangan dan perluasan, melainkan berupa kemunduran sejalan dengan perubahan yang dialami masyarakat. Berbagai alasan sosial dan politis menyebabkan banyak orang meninggalkan bahasanya, atau tidak lagi menggunakan bahasa lain. Dalam perkembangan masyarakat modern saat ini, masyarakat Indonesia cenderung lebih senang dan merasa lebih intelek untuk menggunakan bahasa asing. Hal tersebut memberikan dampak terhadap pertumbuhan bahasa Indonesia sebagai jati diri bangsa. Bahasa Inggris yang telah menjadi raja sebagai bahasa internasional terkadang memberi dampak buruk pada perkembangan bahasa Indonesia. Kepopuleran bahasa Inggris menjadikan bahasa Indonesia tergeser pada tingkat pemakaiannya.

    Berbagai penyebab pergeseran pemakaian bahasa Indonesia, tidak hanya disebabkan oleh bahasa asing tetapi juga disebabkan oleh adanya interferensi bahasa daerah dan pengaruh bahasa gaul. Dewasa ini bahasa asing lebih sering digunakan daripada bahasa Indonesia hampir di semua sektor kehidupan. Sebagai contoh, masyarakat Indonesia lebih sering menempel ungkapan “No Smoking” daripada “Dilarang Merokok”, “Stop” untuk “berhenti”, “Exit” untuk “keluar”, “Open House” untuk penerimaan tamu di rumah pada saat lebaran, dan masih banyak contoh lain yang mengidentifikasikan bahwa masyarakat Indonesia lebih menganggap bahasa asing lebih memiliki nilai.

  1. Cara Supaya Sikap Nasionalisme Berbahasa Indonesia Tidak Berkurang.  Saat masyarakat lebih banyak menggunakan bahasa Inggris, maka secara langsung ataupun tidak langsung sikap nasionalisme terhadap bahasa Indonesia/ bahasa daerah sedikit demi sedikit akan berkurang. Ada beberapa cara supaya sikap nasonalisme berbahasa Indonesia tidak berkurang dari masyarakat Indonesia, dan para responden telah memberikan pendapatnya seperti yang ada di bawah ini.
  2. Tambahan untuk pelajaran bahasa Indonesia. Tambahan pelajaran untuk pelajaran bahasa Indonesia di sekolah-sekolah akan membuat para siswa lebih dapat berbahasa Indonesia dengan baik dan benar. Selain itu siswa juga lebih dapat menguasai bahasa Indonesia.
  3. Pelajaran bahasa daerah dihidupkan kembali. Pada saat ini, di sekolah-sekolah SMP DAN SMA sudah jarang sekali kita temui pelajaran bahasa daerah, atau mungkin juga sudah tidak ada pelajaran bahadsa daerah. Bahasa daerah sekarang hanya dipergunakan di Sekolah Dasar, itupun tidak semua Sekolah Dasar ada mata pelajaran bahasa daerah. Sehingga bahasa daerah sudah banyak digunakan.
  4. Lebih mengutamakan bahasa Indonesia dari pada bahasa inggris. Masyarakat lebih mengutamakan bahasa Indonesia, lebih dapat menguasai bahasa pemersatu bangsa Indonesia, sebelum kita belajar bahasa asing, bahasa inggris. Sehingga bahasa Indonesia tetap menjadi yang no 1, yang utama bagi bangsa Indonesia.
  5. Lebih dapat mencintai bahasa Indonesia/bahasa daerah. Bahasa Indonesia adalah bahasa yang telah diciptakan oleh para putra bangsa, dan telah disepakati oleh para pahlawan-pahlawan indonesia. Bangsa Indonesia harus lebih mencintai dan menghargai bahasa Indonesia. Walaupun belajar bahasa asing, namun nilai-nilai budaya bahasa Indonesia/bahasa daerah tidak boleh ditinggalkan. 
http://id.shvoong.com/social-sciences/communication-media-studies/2226559-sudakah-bahasa-indonesia-menjadi-tuan/

Sumber: http://id.shvoong.com/social-sciences/communication-media-studies/2226559-sudakah-bahasa-indonesia-menjadi-tuan/#ixzz2H9hGkgqk

Software Komputer

0
Software Komputer dan Aplication :
  1. DeepFreeze Standard 6.2.zip
  2. Pdf 2 Word v2.26 - Convert Pdf To Doc Files.rar
  3. Bartender Enterprise Edition 7.75 build1908.zip
  4. Belltech Greeting Card Designer v4.6.zip
  5. Belltech Label Maker Pro25.zip
  6. Cartoon Maker 47.zip
  7. Classic Menu for Office 2007 v3.9x.rar
  8. CloneCD v5.3.1.0.zip
  9. Computer Rental Controller 4.0.1.zip
  10. Cut Mp3Vcd.zip
  11. EDraw Max 330.zip
  12. FinePrint 6.xx.zip
  13. Focus Magic 3.0.2.rar
  14. Folder Print plus332.zip
  15. Ghost v11.5.zip
  16. Internet Utility.zip
  17. PDF Password Remover 3.0-Portable.rar
  18. Bitdefender Totalsecurity 2010 32B Valid Untill 2047 .rar
  19. Transtool 6.rar
  20. Print to PDF.exe
  21. Print To PDF.zip
  22. CutePDFWriter (Prin To PDF)
  23. Adobe Dreamweaver CS3 [es] (Portable).exe
  24. Adobe Reader 7 (Portable).exe
  25. FLV Player v1.3.3 (Portable).exe
  26. Google Chrome (Portable).exe
  27. GTalk (Portable).exe
  28. Microsoft Visual Basic 2005 Express Edition (Portable).rar
  29. Portable CorelDRAW Graphics Suite X4.rar
  30. Smart Install Maker v5.01 (Portable).exe
  31. Sothink SWF Decompiler v4.0 (Portable).exe
  32. U3- GIMP Portable 2.2.13 (image editing).exe
  33. Windows Live Messenger v8.5 (Portable).exe
  34. Windows Media Player 11 (Portable).exe
  35. WinRAR v3.80 (Portable).exe
  36. U3- GIMP Portable 2.2.13 (image editing).exe
  37. Adobe Photoshop CS4 Portable.exe
  38. Portable CorelDRAW Graphics Suite X4.rar
  39. Portable AAA-Logo-2008-v2.10.rar
  40. Portable BadCopy Pro v3.80.zip
  41. Portable BCC.Thai Typing.Tutor.v1.2..rar
  42. Portable Belltech Business Card Designer Pro v4.7.rar
  43. Portable CloneCD v5.2.9.1.zip
  44. Portable Driver Genius 2007 MultiLang.rar
  45. Portable Driver Magician 3.2.1.rar
  46. Portable DriverMax v3.0.288.rar
  47. Portable EbookMaker_2.1.rar
  48. Portable EditPlus 2.31.514.rar
  49. Portable Folder Lock 5.8.0.rar
  50. Portable Ontrack EasyRecovery 6.10.rar
  51. Portable Partition Magic 8.05.rar
  52. Portable Start Menu 1.3.rar
  53. Portable Total Commander 7.0x.rar
  54. Portable Total Video Converter 3.x.rar
  55. Portable UltraISO 8.6.1.rar
  56. xampp portable.exe
  57. Portable-XP-Live-USB-Edition.rar
  58. Portable Password Protect USB 3.6.2.rar
  59. USB Disk Security 5.3.0.12 + Portable.rar
Games :